Film & Music

Ini Sosok Martha Asli di Serial Netflix Baby Reindeer, Kini Muncul Beri Klarifikasi

×

Ini Sosok Martha Asli di Serial Netflix Baby Reindeer, Kini Muncul Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini



Jakarta, Fireflycinema

Sosok yang disebut Martha asli di serial Netflix Baby Reindeer muncul di sebuah wawancara bersama Piers Morgan dalam kanal YouTube Piers Morgan Uncensored.

Wanita yang bernama asli Fiona Harvey itu mengaku bahwa dirinya banyak menerima ujaran kebencian dan diancam akan dibunuh oleh penonton serial tersebut.

Dalam serial Baby Reindeer, karakter Donny (Richard Gadd) dibuntuti oleh Martha (Jessica Gunning) bertahun-tahun lamanya hingga mengganggu kehidupannya.


Fiona lalu membantah semua tuduhan terhadap dirinya. Melansir dari The Sun, berikut adalah poin-poin pentingnya.

1. Pertemuan Pertama Martha dengan Donny

Dalam serial Baby Reindeer, terdapat adegan pertemuan pertama Donny dan Martha di suatu bar.

Donny memberikan minuman gratis kepada perempuan yang datang sendirian di tempatnya bekerja.

Pada pengakuan aslinya, Fiona membenarkan dirinya bertemu Gadd di sebuah bar ketika komedian itu bekerja di bar 10-12 tahun yang lalu.

Namun, Fiona tak mendapatkan minuman gratis dari Donny dan hanya datang untuk makan di bar tersebut.

Menurut penuturan Fiona, Gadd membuka obrolan dengan cara menginterupsi dirinya saat berbicara dengan orang lain.

“Sejak itu, ia sepertinya terobsesi dengan saya,” ucapnya.

Selain itu, Fiona menuturkan bahwa Richard Gadd tak pernah muncul di depan rumahnya, seperti yang ditampilkan di serial.

Sama halnya dengan Fiona yang tidak pernah berkunjung ke rumah Gadd lantaran tak mengetahui alamat kediamannya.

2. Pengiriman Email dan Surat

Dalam serial, Martha terlihat menghujani Donny dengan puluhan ribu e-mail, cuitan, dan pesan di Facebook.

Menurut pengakuan Gadd, ia telah menerima 41.071 surel, 744 cuitan di Twitter, 46 pesan di Facebook, 106 surat, dan 350 jam pesan suara dari penguntitnya.

Di sisi lain, Fiona mengakui bahwa dirinya telah mengirim e-mail, tetapi hanya menulis kurang dari 10 e-mail, satu surat, dan 18 cuitan di Twitter kepada aktor tersebut.

Fiona tidak pernah mengirim pesan di aplikasi Facebook.

“Saya tidak tahu (tentang e-mail lainnya), mungkin ia mengada-ada untuk dirinya sendiri,” bantahnya.

Lalu, ada sebuah jejak digital berupa cuitan di akun X tentang Gadd. Cuitan tersebut masih bisa dibaca oleh publik sampai sekarang.

Kemudian dalam wawancara dengan Piers Morgan, Fiona membenarkan bahwa akun tersebut adalah miliknya.

3. Persamaan Richard Gadd dengan Baby Reindeer

Baby reindeer atau bayi rusa kutub, adalah panggilan Martha kepada Donny, yang dijadikan sebagai judul dalam pertunjukan komedi solo dan serial ini.

Dalam wawancaranya, Piers kemudian menanyakan kepada Fiona apakah dirinya menyamakan Gadd dengan bayi rusa itu.

Kemudian, Fiona menjawab bahwa Richard Gadd akan mirip dengan bayi rusa kutub jika ia mencukur rambutnya.

“Saya punya mainan rusa kutub saat kecil dan jika ia mencukur rambutnya, benar ia akan mirip, dan kebetulan ada rusa kutub di toko itu karena saat itu Hari Natal. Itu hanya lelucon. Jadi secara tidak sengaja saya menciptakan nama acaranya,” jawab Fiona.

4. Bukan Orang yang Bermasalah

Fiona menegaskan bahwa dirinya bukanlah orang yang pernah terjerat hukum, seperti yang diceritakan dalam serial tersebut.

Pasalnya di akhir cerita, tokoh Martha dijatuhi hukuman penjara akibat sikapnya terhadap Donny dan membuat masalah dengan keluarga komedian itu.

Dengan tegas Fiona menyangkal tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa tuduhan itu sangat merusak kariernya.

Beberapa tahun lalu, Gadd mengatakan bahwa dirinya tak mau menjebloskan orang yang sakit mental ke penjara, artinya ia tidak melaporkan penguntitnya.

Kemudian dalam wawancaranya yang lain, Gadd menyebutkan bahwa ada sejumlah adegan yang dibuat dramatis. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga identitas dari tokoh-tokoh asli di kehidupan nyata.

5. Bersedia Menempuh Jalur Hukum

Fiona siap untuk menyeret Netflix, Gadd, dan sebuah perusahaan media besar di Inggris ke pengadilan.

Menurut pengakuan Fiona, dirinya bukanlah orang narsis yang terobsesi dengan kehidupan pria itu seperti yang diceritakan di dalam serial tersebut.

“Ini adalah karya hiperbola, seperti apa yang selalu saya katakan. Dan hanya ada dua fakta di sini. Bahwa, namanya adalah Richard Gadd dan dia bekerja sebagai bartender di Hawley Arms. Dan kita bertemu dua sampai tiga kali saja,” ujarnya.

Selain itu, Fiona juga menyampaikan kepada Gadd bahwa dirinya tidak ingin diganggu.

“Tolong jangan ganggu saya. Cari kegiatan lain, cari pekerjaan yang baik. Saya merasa ngeri mengenai apa yang telah kamu lakukan,” pungkasnya. 

(nap/nap)




Tonton juga video berikut:




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *